Penghormatan untuk ibu, rasa terima kasih atas kasih sayang ibu

Suara burung pertama di pagi hari membangunkan tidur lelap, dan hari baru pun dimulai; tangisan pertama dalam hidup membangunkan cinta seorang ibu, dan kehidupan baru pun dimulai. Di hati Moshi, keibuan dan cinta itu setara, dan keibuan itu abadi. Pada Hari Ibu, kita menghormati para ibu! Kita bersyukur atas cinta seorang ibu!

cinta1

Sejak usia dini, anak-anak merasakan kehangatan kasih sayang dari ibu mereka. Dalam pelukan ibu untuk menghisap susu, masukan energi untuk pertumbuhan kehidupan; pegang tangan ibu untuk menyeberang jalan, untuk menciptakan pengawalan yang aman bagi kehidupan. Tidak peduli seberapa baik neneknya, tidak peduli seberapa baik neneknya, kesayangan anak itu tetaplah ibunya. Kasih sayang semacam ini dipupuk oleh kasih sayang alami seorang ibu kepada anaknya, dan dipupuk oleh kasih sayang yang diperoleh seorang ibu kepada anaknya. Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya adalah gen alami yang mengalir dari kehidupan material dan kehidupan spiritual. Ibu mencintai anaknya, anak mencintai ibunya, itu bawaan, ini adalah kasih sayang terbesar di dunia.

cinta2

Meskipun suatu hari nanti ibu akan meninggalkan kita, tetapi meskipun ia meninggalkan kita, cinta itu tetap hidup di dalam hatiku. Kisah ibu adalah bahan ajar kehidupan, kita akan selalu membacanya dan mengulasnya dari waktu ke waktu, menyerap gizi cinta, dan merasakan indahnya kehangatan. Suara, wajah, dan senyum ibu adalah pahatan terindah di dalam hati kita, berdiri di atas sungai jiwa yang panjang, menerangi kehidupan kita. Ketika jasad ibu menghilang dari dunia, kehidupan ibu menjadi mercusuar yang tak terpadamkan di dalam hati kita. Cahaya yang tak terpadamkan selalu menerangi perjalanan kita, dan panas yang tak dingin selalu menghangatkan perjuangan kita. Pikirkanlah ibu, maka kita akan bersorak, kita akan bersemangat, ibu telah memberi kita kehidupan, kita harus membuat kecemerlangan kehidupan ini layak bagi ibu.

cinta3

Bunga anyelir dianggap sebagai bunga yang didedikasikan untuk ibu, dan bunga ibu Tiongkok adalah Hemerocallis, yang juga disebut Wangyoucao, yang saya sukai. Karena di hadapan ibu kita, kita akan benar-benar melupakan semua kesedihan kita. Di Provinsi Liaoning negara kita, ada sebuah kisah tentang "Gunung Wang'er". Kisah ini berkisah tentang seorang ibu yang menantikan kepulangan putranya yang pergi melaut. Ia memandanginya setiap hari, dan kemudian, gunung itu berubah menjadi gunung. Ini adalah komentar yang paling gamblang tentang kekhawatiran seorang ibu yang melakukan perjalanan ribuan mil, dan ini juga merupakan gambaran seorang ibu yang menyaksikan kepulangan anaknya dari pintu. Dengan ibu seperti itu, semua kesedihan tidak disebut kesedihan dan harus dilupakan. Menghormati ibu dan bersyukur atas kasih sayangnya adalah salah satu kebajikan yang paling dihormati di Tiongkok. Jika seseorang tidak menghormati ibunya dan tidak bersyukur atas kasih sayang ibunya, ia akan dihina oleh orang lain.

cinta4

Ketika saya masih kecil, ibu saya mengatakan bahwa laut adalah kampung halaman saya. Sekarang setelah saya pikirkan, cinta seorang ibu adalah laut kampung halaman saya. Seorang anak dengan seorang ibu bagaikan sepotong harta karun, dan seorang anak tanpa seorang ibu bagaikan rumput. Ini adalah interpretasi paling autentik dari cinta seorang ibu. Di tepi Sungai Kuning, ada sebuah patung - Ibu Sungai Kuning. "Ibu" yang berbaring miring memiliki wajah yang penuh kasih, tubuhnya seperti air, rambutnya seperti air, dan dia bersandar di air. Di sebelahnya adalah "anak". Naif dan riang, naif. Ini adalah tampilan cinta keibuan yang paling jelas. Pada Hari Ibu, mari kita memberi penghormatan kepada ibu dan bersyukur. Cinta ibu, ibu kita sendiri, ibu dunia; ibu yang hidup, ibu yang sudah meninggal. Ibu selalu menjadi orang suci di hati kita, dan cinta ibu selalu menjadi sumber kehidupan kita.

 


Waktu posting: 12-Mei-2022